Surat untuk ; Binar.

Hai, Binar cantik. Maaf untuk kemarin, aku tidak membalas pesan mu ya? sekali lagi maaf, katanya kamu ingin bertemu dengan orang yang jaga kamu, ya? Nar, itu aku orang nya. Aku kenal kamu sebelum Razel kenal kamu, kamu ingat waktu kecil kamu pernah main di panti asuhan kencana? kamu pernah memanggilku dengan panggilan, Javi. Pada saat itu kamu ingin pulang tapi kamu malah nyasar, dan disana itu aku yang bantu kamu. Dan Razel datang keesokannya setelah kita bertemu. Nar, mungkin kamu baca ini setelah aku udah gaada. Aku pergi menghilang dari kalian bahkan dari Razel juga karena aku telah menyusun rencana dan aku tau, aku gaakan bisa lama untuk bersama kamu, Razel yang pantas bersama kamu, Nar.

Binar, kalau kamu ingin tahu kenapa aku mendekati mu waktu itu, aku ingin melihat pergerakan Razel, dia selalu ragu. Apakah kamu Binar nya atau bukan. Makanya aku sengaja mengawali untuk mendekatimu, tapi ternyata perasaan ku padamu, benar-benar nyata. Dan pada saat itu, aku pernah ingin mengajakmu jalan berdua, Nar. Tapi memang kita ga pernah disetujui untuk jalan berdua, Ga apa-apa yang penting sekarang, kamu bisa baca isi surat ini, bahwa aku sayang kamu, Binar Andara.

Nar, aku dan Razel sudah menyuruh, Gema, Leon, Deon dan Gian, untuk menjaga mu, bukan hanya untuk menjaga mu tapi menjadi sahabat mu juga. Oiya sampaikan salamku juga kepada Amanda dan Felli ya. Nar kalau sekarang Razel gaada disamping kamu, Razel lagi butuh perawatan dulu ya, kamu jangan khawatir, dia pasti kembali.

Binar Andara, mungkin cukup sekian suratku ini, semoga menjawab pertanyaan-pertanyaan mu ya. Binar, aku suka kamu, sungguh. Terimakasih pernah hadir walaupun tidak pernah singgah.

Tertanda, Javas Aland