Javas kemana?
Akhirnya mereka membuat jadwal untuk bertemu dengan alih-alih ingin ngopi bersama.
Razel, Gema, Deon, Leon dan Gian pun sudah berangkat ke caffe langganan mereka, dari pukul 7 malam sampai 8 malam Javas masih belum ada balasan dan memang sepertinya dia tidak akan datang.
“Javas kemana ?” tanya Gema.
“Gatau.” jawab Razel.
“Khawatir ga sih?” tanya Gian.
“Iya, gue takut banget dia dihajar Dark Blood.” sambung Deon.
“Doain aja, semoga dia emang lagi dirumah nya sibuk.” jawab Leon menengahi.
Akhirnya mereka lekas pulang kerumah masing-masing.
Tapi ada satu kejanggalan yang dirasakan oleh Razel, dia seperti diikuti oleh seseorang tapi ntah siapa.
“Kayak Javas, tapi gamungkin.” batinnya.
“Javas, gue khawatir lo dimana sih.” batinnya lagi.