I love you more

Akhirnya mereka sampai ditempat makan yang mereka tuju. Namun, Alden sudah peka terhadap makanan yang Denara inginkan di siang hari.

“Tau banget ya kamu, aku suka makan mie ayam disini.” ucap Denara melirik kepada Alden.

“Iya dong.” jawab nya.

Alden dan Denara duduk secara berhadapan, mereka sedang menunggu mie ayam yang sudah Alden pesankan tadi.

“Dena.” panggil Alden.

Denara yang tadinya sedang memainkan ponselnya, mendongakan kepala nya, “apa?”

“Sekarang ada hal yang lagi kamu suka gak?” tanya Alden.

Denara diam sebentar, lalu menjawab, “dalam hal apa?”

“Apa aja.”

“Kalo sekarang sih, aku lagi suka baca-baca buku tentang musik, ngga suka banget juga sih, tapi ya harus terbiasa juga, bentar lagi UAS kan.”

“Kamu sendiri apa?” tanya balik Denara kepada Alden.

“Aku suka empat kata dari kamu.”

“Maksudnya?”

Alden tersenyum, “i love you.”

Denara menjawab, “i love you more.”

“Nah itu, aku suka itu.” ucap Alden.

Denara diam membeku, tidak habis pikir kepada pria yang ada dihadapannya ini, bisa-bisanya ia membuat wajah Denara memerah dalam keadaan di tukang mie ayam.

Alden mengepuk-ngepuk puncak kepala Denara, “dihabisin ya mie ayamnya, anak kecilnya Alden.”