Caffe
Denara dan Marvel sudah sampai di Caffe yang dituju mereka segera mencari meja yang kosong, setelah itu mereka duduk dan saling memainkan ponsel nya masing-masing. Kini Marvel membuka suara dan bertanya kepada Denara mau memesan apa.
“Den, sambil nunggu yang lain, kita pesen duluan aja kali ya?” tanya Marvel.
Denara mengangguk lalu tersenyum, “bo-boleh kak.”
“Lo mau pesen apa? kopi aja ya samain kayak gue?”
Ketika Denara ingin menolak untuk memesan kopi, Marvel sudah bergegas berdiri dan berjalan ke kasir caffe tersebut.
Denara sepertinya sudah mulai tidak mood, “padahal gue belum ngomong mau pesen apa,” gerutu Denara lalu menghela nafas, “huft, nyebelin banget.”
Ketika Marvel sudah memesan, ia pun duduk kembali dan Denara pun sama sekali tidak membuka suara, dia hanya diam.
Setelah menunggu beberapa menit minuman Denara dan Marvel sudah datang begitupun dengan Alden yang datang bersamaan dengan Raihan, Jarel dan Eja.
“Kak.” sapa Raihan kepada Marvel.
Alden kini hanya fokus kepada gadis yang sedang duduk bersama dengan Marvel, wajah Denara menunjukan sudah tidak nyaman berada disini.
“Duduk-duduk sini, sambil nunggu yang lain juga.” suruh Marvel kepada Raihan, Alden, Eja dan Jarel.
“Den, minum.” ucap Marvel sembari meneguk kopi nya.
Respon Denara hanya tersenyum canggung, sembari menjawab, “i-iya kak.”
Karena Denara merasa tidak enak kepada kakak tingkat nya ini, dia mengambil gelas yang berisi kopi tersebut, “itu kopi, kalau perut lo kambuh gimana, Denara?” ucap Alden sembari menghampiri Denara lalu mengambil gelas yang sudah dipegang oleh Denara.
Semua pandangan sekarang tertuju kepada Alden dan Denara.
“Lo juga, kak. Kenapa ga nanya dulu, dia kuat minum kopi apa ngga?” timpal Alden kepada Marvel.
“Sorry, tadi gue sempet nanya dulu, cuman kayaknya dia belum jawab gue kira dia ga masalah sama kopi.” jawabnya dengan rasa bersalah.
“Makanya kalau ada apa-apa tuh tanya dulu dengerin sama jawabannya.”
Alden menggenggam tangan Denara, “gua balik duluan.” ucap Alden sembari membawa Denara keluar dari Caffe tersebut.