Nyaman, katanya.

Javas pun menggunakan kemenangannya atas taruhan kemarin. Dia mengajak Binar jalan-jalan bersamanya.

“Mau kemana?” tanya Binar.

“Gapapa gue ajak jalan?”

“Gapapa dong, emang kenapa?”

Javas hanya tersenyum simpul, “oke, gapapa.”

Javas melajukan mobil nya, lalu mereka saling bercerita satu sama lain, mendengarkan musik, benar-benar seperti dunia milik berdua.

“Manis.” batin Javas.

“Masih jauh?”

“Lumayan.”

“Mau kemana sih?”

“Bawel banget.”

Kemudian Javas bertanya, tentang Razel kepada Binar.

“Razel orang nya gimana?”

“Loh, tiba-tiba?”

“Tiba-tiba apa?”

“Nanya Razel.”

“Ya tanya aja.”

“Baik, dingin tapi perhatian, ga bisa ditebak, tapi gue nyaman.”

“Nyaman?”

“Iya.”

“Oh, oke, hehehe.”