69
Kelas nya Gadis sedang dalam jam mata pelajaran olahraga yang mana semua murid pasti bergegas ke lapang.
“Oke, anak-anak sekarang olahraganya basket ya.” ucap Pak Handoko.
“Pak Han, basket mulu.” jawab salah satu murid.
“Yasudah, saya suruh renang, kamu mau?”
“Yakali, pak.”
“Yasudah jangan protes.”
Siswa-siswi pun mulai bermain olahraga basket. Tentunya Gadis ikut bermain basket.
“Oper sini, Gilang woi!” “Dribble yang bener, vanya!” “Itu out anjir.” “Sera yang bener dong!”
Itulah celetuk-celetukan pada saat mereka bermain bola basket.
Dan pada saat Gadis akan merebut bola nya dia malah didorong oleh salah satu siswi yang bernama Aurel sehingga Gadis terjatuh.
“Eh, Gadis lo gapapa? maaf gue gak sengaja.” ucap Aurel kepada Gadis.
“Gausah bohong, gue liat dari kejauhan, lo sengaja dorong Gadis.” Sentak Damarion yang datang dari pinggir lapangan menuju kearah Gadis.
Gadis hanya meringis kesakitan karena dorongan nya sangat kencang sehingga lukanya pun mulai keluar darah.
“Gue gendong, lo naik kepundak gue.” kata Damar kepada Gadis.
Gadis menuruti perkataan Damarion, dan Damar membawa Gadis ke UKS.