254

Saat ini Sena dan Rayan sedang menjenguk ayah nya yang sedang di penjara. Melihat ayah nya kini sudah tidak kekar seperti dulu, sangat kurus, dan wajah tidak terurus.

“Pah.” panggil Rayan.

Arya langsung berdiri mendekat ke sel tahanan, “a-anak ku..”

“Sehat?” tanya Sena.

Ayah nya mengangguk lalu lesu kembali.

“Pah, Gadis lagi sakit.” ucap Rayan.

“Mau ketemu?” tanya Sena.

Arya menggeleng, “papah udah banyak dosa ke gadis, papah malu..”

“Sekali aja ya pah? ketemu Gadis, dia pengen banget ketemu papa.” ucap Rayan.

Arya tetap menggeleng, “bentar lagi papa juga mati.”

“Pah...”

“Ngga nak.. Papa gabisa liat Gadis untuk sekarang ini.”

“Salam saja dari papa ya, untuk Gadis.” sambung Arya.

Sena dan Rayan sudah pasrah akhirnya mereka hanya mengiyakan saja kemauan ayah nya ini. Lalu mereka pamit pulang.