2 Tahun kemudian.
Momen terakhir Jeziel merawat Maudy ketika dirinya sakit. Benar-benar membekas pada Maudy. Karena besoknya Jeziel pamit pergi untuk pertandingannya. Namun, takdir berkata lain. Jeziel menyusul bunda nya. Pada perjalanan pertandingan tersebut mobil Jeziel beserta pelatihnya mengalami kecelakaan.
Sekarang tepat 2 tahun Jeziel meninggalkan Maudy untuk selamanya. Maudy dan Genta sedang berada di makam Jeziel hari ini.
“Jiel, apa kabar? udah 2 tahun kamu pergi. Udah 2 tahun juga aku ngga bisa buka hati buat siapa-siapa.”
“Jiel, Genta sekarang udah jadi atlet yang punya nama di Indonesia. Dia mirip kamu sekarang, pasti kamu bangga sama dia.”
Isak tangis, Maudy semakin terdengar oleh Genta, “kak.. udah..” Genta mengelus punggung Maudy.
“S-susah, aku susah lupain kamu.”
“Semalem aku mimpi lagi awal pendekatan kita gimana, lucu ya kita, gara-gara kolor kamu itu, kita jadi pacaran.”