138
Setelah menonton video dari Razel dan membaca surat dari Javas, Binar pun histeris menangis.
“Ngga mungkin, apa-apaan ini mereka nge-prank aku kan?” tanya Binar.
“Javas ngga meninggal kan?? kak Abi jawab, Felli, Amanda tolong jawab gue!”
“RAZEL JUGA KEMANA GEMA??? RAZEL SAKIT APAAA??”
Abizar segera menghampiri Binar, dan memeluknya, “tenang, sayang, tenang.”
Binar memberontak, semakin menjadi-jadi ia menangis.
“KALIAN JANGAN NGUMPETIN MEREKA PLEASE, AKU MOHON RAZEL, JAVAS TOLONG MUNCUL..” ucap Binar sembari menangis.
“Javas masih hidup kan...”
“Razel juga ngga sakit kan...”
“Ngga mungkin, ini pasti mimpi..”
Amanda dan Felli menenangkan Binar, yang terus menerus menangis.
“Binar, jangan kayak gini ya? nanti Javas liat kamu diatas nya ikut sedih.” ucap Amanda.
“Razel juga dia lagi berusaha buat sembuh, tunggu dia ya, Nar?” sambung Felli.
Dan pada saat ini, Binar merasakan kehilangan dua orang yang ia sayangi.