10
Bel istirahat pun berbunyi Navaro, Sena, Damarion dan Rayan karena mereka tidak sekelas jadi pasti saling mengabari satu sama lain kumpul di kantin. Navaro dan Damarion mereka dikelas 12 IPS 1, kalau Rayan dan Sena dikelas 12 IPS 3.
“Nav, lo ga kabarin Gadis suruh kesini?” tanya Sena.
“Oiya, bentar.”
“Gausah di kabarin, orang nya ada tuh, lagi makan.” ucap Rayan sambil menunjuk kearah Gadis.
Damarion sibuk bermain games seperti biasa, tidak menghiraukan sekeliling nya.
Bella datang kearah meja nya Navaro dan kawan-kawan, Bella siswi tercantik katanya di SMA Garuda dan banyak yang mau masuk kedalam geng nya Bella ini, Geng nya ini berisikan 3 orang termasuk Bella, kedua teman lainnya bernama Yara dan Zeva.
“Nenek lampir kesini.” ucap Sena dengan malas.
“HAI DAMAR!” ucap Yara.
“HAI NAVA!” ucap Bella.
“HAI SENA! HAI RAYAN!” ucap Zeva.
“Maruk banget lo dua orang.” celetuk Sena ke Zeva.
“Oh jadi cuman mau lo seorang? boleh kok.” jawab Zeva dengan nada centilnya.
“IDIH GELI ANJING.”
“Kasar banget!” jawab Zeva.
“Bodo amat.”
Disaat mereka sedang adu mulut antara Zeva dan Sena, Gadis datang menghampiri meja nya Navaro.
“Kak!” panggil Gadis kepada Navaro.
Gadis pun menahan langkahnya. Karena Navaro mengisyaratkan biar dia yang menghampirinya.
“Untung kamu panggil kakak.” kata Navaro kepada Gadis.
“Emang kenapa kak?” tanya Gadis sambil mengintip sedikit ke arah meja makan kakak-kakaknya.
“Biasa ada nenek lampir. Oiya ada apa ?”
Mereka berbincang beberapa menit.
Dari kejauhan Bella pun mulai keluar hati busuknya.
“Dia siapa sih? malah Nava yang nyamperin.” bisik Bella kepada Yara.
“Nanti gue cari tau.” jawab Yara.