03
Maudy pun akhirnya sampai dirumah, untuk menjemput adik nya yaitu Genta untuk latihan renang.
Karena suara mobil Maudy sudah terdengar, Genta berlari menuju gerbang rumah lalu membukanya dan masuk kedalam mobil Maudy.
“Genta, tutup dulu itu gerbangnya!”
“Ohiya,” Genta keluar kembali dari mobil lalu menutup gerbang rumah, dan masuk kembali ke mobil.
Maudy menyalakan mobilnya lalu melanjutkan perjalanan nya ke tempat latihan Genta.
“Bawa minum?”
Genta mengangguk.
“Minum dulu, kamu ngos-ngosan gitu.”
Genta hanya menyengir, lalu membuka botol minum nya dan segera meminumnya.
“Buset, aus pak?”
“Hehehe, kak Modi, nanti jemput lagi boleh?”
“Boleh, asal bensin.”
“Kak, aku belum kerja.” jawab Genta sembari memajukan mulutnya.
“Hahaha, bercanda, adik ku.”
Setelah menempuh waktu setengah jam diperjalanan, akhirnya Maudy dan Genta pun sampai di tempat.
“Genta, kalau cape jangan dipaksain, inget kan? kamu bukan fokus buat atlet, buat kesehatan kamu fokusnya.” ucap Maudy kepada Genta, sebelum Genta keluar dari mobil.
“SIAP!” jawab semangat dari Genta.
“Yaudah, gih. Semangat ya!”
Genta tersenyum, lalu keluar dari mobil dan menutup pintunya.
Genta melambaikan tangan, “dadah, kak Modi.”