02.00
Jam sudah menunjukan pukul 2 pagi, Gavileo masih menemani Laneya yang belum bisa tertidur, Gavi duduk di sofa dan Laneya di tempat tidur.
“Kak.”
“Hmm.”
“Foto-foto kecil lo gemesin juga.”
“Lo liatin semuanya?”
“Hehehe, maaf. Gapapa kan?”
“Iya, buat lo gapapa.”
“Ney, gue gitarin sekarang ya?”
Laneya mengerutkan bibirnya dan menunduk, “jangan dimarahin kalau tetep ga tidur.”
Senyum tipis Gavi, lalu mengelus puncak kepala Laneya, “iya calon istri.” godanya.
Gavi pun mulai memainkan gitarnya, sembari menyanyikan lagu dari one direction-night change. Laneya pun tidak tinggal diam, ia sengaja merekam di instastory nya secara sembunyi-sembunyi agar tidak ketahuan oleh Gavileo.
Setelah beberapa menit, Laneya mulai mengantuk, alhasil ia menyimpan ponselnya lalu mulai tertidur. Mata Gavi tertuju pada perempuan yang ada di depannya ini sudah mulai tertidur, ia beranjak mengambil selimut lalu memakai-kan nya kepada Laneya.
Setelah itu Gavi mendekatkan diri diri nya kepada Laneya, lalu berbisik, “sleep well, Ney.”